Minggu, 13 November 2016

Jual Jagoan No.1 Wajah & Ekspresi Dengan Pensil - Shopbatam | Tokopedia

Jual Jagoan No.1 Wajah & Ekspresi Dengan Pensil - Shopbatam | Tokopedia: Jual Jagoan No.1 Wajah & Ekspresi Dengan Pensil, Buku Hobi dengan harga Rp 79.999 dari toko online Shopbatam, Batam. Cari produk seni lainnya di Tokopedia. Jual beli online aman dan nyaman hanya di Tokopedia.

Sabtu, 05 November 2016

Mengapa Anak Suka Menggambar di Dinding?













Tabloid-Nakita.com - Ketika si kecil sudah dapat memegang pensil atau crayon, teman-teman Mama pasti mulai memeringatkan, "Siap-siap ya, tembok rumah pasti akan penuh coretan!" Meskipun Mama sudah memberikan kertas atau buku gambar, tampaknya si kecil lebih suka menggambar di dinding rumah.


Ya, anak-anak umumnya memang suka menggambar, dan salah satu bidang yang tak pernah luput dari sasaran crayon atau pensil warna mereka adalah dinding rumah. Ketimbang membuat coretan-coretan di buku gambar, anak-anak umur 2-4 tahun tampaknya memang lebih suka membuat karya "masterpiece" di dinding rumah.


"Anak-anak lebih asyik saat menggambar di dinding. Kenapa? Karena saat menggambar di dinding, mereka (merasa) ikut terlibat di dalam kisah yang mereka gambarkan. Melalui bidang yang lebih luas, mereka lebih bebas menggambar dan masuk ke dalamnya," papar psikolog Tubagus Amin Fa, SPsi, CTL, CH, CHt, Cl, dalam suatu acara di Kidzania, Pacific Place, Jakarta, beberapa waktu lalu.


Rasa terlibat dalam dunia di dalam gambar itu tidak akan didapat ketika anak menggambar di bidang kertas, demikian menurut psikolog dari Aminfainstitute - Lembaga Riset dan Konsultan Edukasi Berbasis Brain Based and Holistic Learning (Pendidikan Ramah Otak) ini.


Beberapa penelitian menunjukkan alasan lain mengapa anak suka sekali mencoret-coret dinding. Anak-anak yang lebih kecil menjelajahi dinding karena suka mewarnai bidang apa saja. Hal ini berbeda dengan anak-anak usia 3-4 tahun, di mana perkembangan fisik membuatnya lebih mudah menggambar dengan merentangkan tangan di depannya ketimbang di bawahnya, demikian menurut Becky Bailey, PhD, penulis buku There's Gotta Be a Better Way.


Menggambar di dinding memberi posisi yang lebih nyaman, karena memungkinkan kontrol tangan dan mata yang lebih baik. Dengan cara ini, menggambar menjadi jauh lebih menyenangkan bagi si kecil.


Menggambar di meja akan mulai menyenangkan ketika anak baru lepas dari taman kanak-kanak. Nah, sebelum anak menyelesaikan TK-nya, Anda mungkin memang harus merelakan dinding rumah menjadi ekspresi kebebasan anak. Tentu, Anda bisa mengurangi coretan pada dinding ruang tamu atau ruangan lain dengan berbagai macam cara:



* Anda bisa menyiapkan dinding kamar anak sendiri sebagai tempat untuk menggambar sepuasnya.


* Lapisi dinding dengan kertas yang lebar sebagai media untuk menggambar, sehingga tinggal diganti ketika bidang kertas sudah penuh.


* Siapkan penyangga untuk menaruh kertas-kertas gambarnya (seperti yang digunakan untuk presentasi).


* Atau, biarkan ia menggambar sambil berbaring di lantai, jika ia merasa kurang nyaman jika menggambar di meja.





Nah, Mam, tak perlu melarang jika anak mulai menggambar di dinding rumah. Biarkan ia menggambar sepuasnya, toh nanti Mama bisa mengecat dinding rumah lagi setelah anak melalui masa-masa tersebut.


(KompasFemale)


Sumber : http://tabloid-nakita.com/Batita/Mengapa-Anak-Suka-Menggambar-Di-Dinding

Lokasi Rumput Rumah Seni Tembesi


Kamis, 03 November 2016

Suka Alam, Chelsea Islan Sejak Kecil Melukis Hingga Piara Anak Bebek


Chelsea yang ditemui saat melakukan sebuah pemotretan di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat begitu ramah dan akrab. Dengan 'tone' suaranya yang tebal serta jabat tangannya yang begitu erat tak segan dirinya menghampiri untuk beramah-tamah.

"Mas tunggu sebentar ya, maaf," sapanya.

Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar Mentari International School Jakarta, Chelsea memang gemar mengikuti kegiatan ekstrakurikuler berbau kesenian. Tak hanya itu, menyimpan kanvas untuk dilukis juga menjadi bagian kesukaannya ketika masih kanak-kanak.

"Masa kecil aku ya, kalau dari kecil itu aku suka banget sama teater, terus aku sering banget ikut ekskul (ekstrakurikuler) seni gitu, terus emang dari kecil aku suka banget sama yang namanya 'kids park', itu kayak tempat main anak-anak terus dari kecil aku suka nyimpen kanvas untuk bikin lukisan di rumah," paparnya.


Wanita kelahiran tahun 1995 itu sedikit menyeletuk kesukaan akan sesuatu ketika masih kecil. 'Pokemon' menjadi salah satu tontonan kesukaannya saat itu ketika dirinya masih mengenakan seragam SD.

"Dulu aku suka banget sama yang namanya 'Pokemon', tahun 1990-an karena aku lahir tahun 1995," ujarnya dengan lantang.

"Terus dari kecil aku suka banget sama hewan kayak kelinci terus aku pelihara anjing juga, ada ayam, ada anak bebek juga, jadi aku suka banget sama hewan peliharaan," tambahnya dengan tawa kecil.

"Aku pelihara gitu di teras rumah gitu, terus banyak saudara aku yang banyak dateng, aku inget banget aku suka bikin masak-masakan tapi dari tanah tapi kayak mainnya nature gitu sih, aku suka nature gitu sih dari kecil, suka alam," pungkasnya.

Kesuksesannya sebagai seorang bintang tentunya tak luput dari campur tangan kedua orangtua serta bakat yang dimilikinya sejak lahir. Simak terus kisah Chelsea Islan di 'Celeb of the Month' detikHOT.

Sumber : https://hot.detik.com/celebofthemonth/celeb-of-the-month/3255616/suka-alam-chelsea-islan-sejak-kecil-melukis-hingga-piara-anak-bebek

Yuk, Kenali Jenis Alat Mewarnai

ahukah Ma, tidak hanya pensil warna dan kertas saja lho yang dipakai anak untuk mewarnai. Coba cek semua alat di bawah ini. Anda bisa memperkaya wawasan anak tentang mewarnai, sekaligus mengenalkan warna.  

Krayon diameternya lebih besar, dan lebih bisa dipegang oleh jari-jari kecil yang masih kurang terampil.
Cat air. Anak bisa belajar mencampur warna dan mengenali bahwa warna A ditambah warna B menghasilkan warna C. 

Spidol. Ajarkan anak untuk tidak memegang ujung spidol karena jika warnanya menempel pada tangan akan berbahaya dan sulit sekali hilang. 

Cat finger paint. Ajarkan anak, jarinya boleh ia celupkan ke dalam cat ini, karena cat ini cukup aman.

Kapur warna. Peringatan: jika anak punya alergi debu, lebih baik jangan pakai kapur. 

Kuas. Pilih ukuran kuas yang cukup besar agar lebih mudah dipegang dan agar bidang yang diwarnai bisa lebih cepat penuh. 

Spons. Celupkan spons ke dalam wadah berisi cat air yang sudah diencerkan. Siapkan dulu kertas lebar supaya anak puas menekan sponsnya ke segala penjuru.

Karton untuk menambah ketebalan alas mewarnainya. Mama juga bisa memberikan karton yang berwarna-warni untuk merangsang daya imajinasi anak.

Daun, batu, keramik, potongan kayu, sandal, dll. Semuanya bisa menjadi alas melukis yang pasti akan membuat anak merasa asyik!
Sumber :http://www.parenting.co.id/usia-sekolah/yuk%2c+kenali+jenis+alat+mewarnai

Anak Belajar Melukis Manga



Bila anak hobi mencoret-coret kertas, dan menghasilkan gambar kartun atau karikatur Jepang, bisa jadi ia berbakat melukis manga.


Kegiatan melukis memiliki banyak keuntungan untuk anak, terutama dari usia dini. Mulai dari melatih motorik anak, mengembangkan kecepatan, kekuatan, dan kelenturan, hingga mengembangkan kesabaran anak dalam membuat sesuatu dan memahami proses pembuatan suatu gambar atau lukisan. Termasuk juga, gaya melukis manga/anime atau komik Jepang. 


“Di sekolah lukis Ohayo, anak Anda bisa mengasah kemampuannya lewat konsep belajar menyenangkan. Anak akan diajarkan teknik dasar tahap demi tahap, mulai menggambar dari bentuk kepala, wajah (alis, mata, hidung, mulut), hingga tubuh,” kata Oscar Sumarli, pendiri Sekolah Ohayo.


Selain itu, anak juga diberi panduan menggambar berbagai ekspresi (normal dan chibi) serta karakter dasar dari tokoh, misalnya periang, pemalu, polos, licik, sombong dan pemarah. Fantasi anak bisa diekspresikan lewat gambar manga ini. 


Kemampuan lukis anak akan terus terasah, sebab di sekolah ini anak diwajibkan mengikuti workshop lukis atau pameran tahunan. Dengan begitu, kreativias anak bisa terus berkembang. Si kecil tertarik? Anda bisa mengajaknya trial gratis di sekolah ini. 

Sumber : http://www.parenting.co.id/usia-sekolah/anak+belajar+melukis+manga

Minggu, 21 Agustus 2016

Lomba Mewarnai Rangkaian Kemeriahan Pesta Merah Putih Nagoya Citywalk Bersama SProduction Batam Bekerjsama Dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri

SPRODUCTIONBATAM - Salah satu rangkaian lomba yang diadakan di Kemeriahan Pesta Merah Putih pada tanggal 21 Agustus 2016 yaitu lomba mewarnai. Antusias peserta membuat suasana lomba semakin meriah. Anak-anak mulai menunjukan kreatifitas mereka dalam mencurahkan warna warni di kertas yang sudah bergambar. (sproductionbatam)
Sumber : http://www.sproductionbatam.com/

Jumat, 03 Juni 2016

Lomba Mewarnai Batam TV



Sumber : http://batampos.co.id/2016/03/06/lomba-mewarnai-batam-televisi-diikuti-2-000-anak/

Kamis, 02 Juni 2016

Manfaat Menggambar dan Mewarnai bagi Anak Usia Dini

Ketika anak berusia 0-5 tahun, ia berada pada tahap golden age (masa emas). Masa ini ialah masa dimana pertumbuhan dan perkembangan anak sedang dalam masa bagus-bagusnya. Oleh karena itu hendaknya orang tua mengarahkan anak ke dalam berbagai kegiatan positif. Sebab melalui berbagai kegiatan positif ini anak yang sedang dalam masa golden age tadi pertumbuhan dan perkembangannya akan terarah dengan baik. Selain itu ketika masa golden age ini anak akan lebih mudah menyerap apa yang oleh orang tua dan lingkungannya ajarkan. Jika orang tua dan lingkungannya mengajarkan hal-hal baik ketika ia pada masa golden age maka kebiasaan itu akan terbawa hingga ia besar. Begitu juga ketika ia banyak mendapat pengaruh negatif dari lingkungannya maka perilaku buruklah yang akan ia miliki dan kemungkinan akan terus dimiliki hingga anak dewasa. Nah salah satu kegiatan yang bisa anda berikan kepada buah hati anda yang berusia 0-5 tahun yakni menggambar dan mewarnai. Sebab menggambar dan mewarnai ini memiliki beberpa manfaat untuk buah hati anda:
1. Sebagai Wadah Ekspresi Anak
Dengan menggambar dan mewarnai anak bisa mengekspresikan dirinya tergantung apa yang ia sukai. Bisa jadi ia hanya membentuk gambar-gambar tidak jelas dengan kombinasi berbagai warna, ataupun ia akan menggambar tokoh-tokoh maupun benda-benda yang ia sukai dan sering ia lihat. Biasanya semakin dewasa anak kemampuan menggambarnya semakin baik jika memang diasah sejak dini.
2. Melatih Kelenturan Menggengam Pensil
Ketika anak sudah dibiasakan untuk menggambar ataupun mewarnai maka ia akan terlatih dalam menggengam pensil. Oleh karena itu ketika ia belajar menulis kelak di SD ia tidak akan kaku lagi. Jadi hendaknya ketika anak menggambar atau mewarnai diperhatikan cara menggenggam pensilnya apakah sudah benar atau belum.
3. Membantu mengenal warna
Pada kegiatan mewarnai gambar yang telah anak buat, secara tidak langsung ia akan belajar tentang warna. Baik itu jenisnya, maupun kegunaanya, Seperti warna gelap untuk apa dan warna terang untuk apa.
4. Melatih Kesabaran
Menggambar dan mewarnai bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu dengan kegiatan ini anak dilatih kesabarannya. Bahwa untuk menciptakan sesuatu yang bagus itu tidaklah mudah.
5. Mengasah sistem motorik
Pada saat menggambar maupun mewarnai sistem motorik anak, khususnya tangan dapat bekerja dengan baik. Melalui aktifitas ini otot-otot tangan akan bekerja dan terlatih untuk melakukan sesuatu. Sehingga dikemudian hari jika ia melakukan kegiatan yang menggunakan tangannya ia tidak akan kaku dan mudah lelah.
6. Melatih kreatifitas dan daya imajinasi
Saat menggambar maupun mewarnai anak hendaknya diberikan kebebasan untuk menggambar apapun yang ia suka dan memwarnai sesuai warna yang ia pilih. Hal ini dalam rangka melatih kreatifitas dan daya imajinasi.
7. Melatih membuat target
Melalui kegiatan menggambar dan mewarnai ini anak juga dilatih membuat target, yaitu target gambar apa yang dibentuk, warna apa yang dipakai, berapa lama waktu yang diperlukan, serta hasilnya ingin seperti apa. Hal ini baik karena jika ia terbiasa membuat target sejak kecil, kelak ketika ia besar ia tak akan kesulitan membuat target lain dalam hidupnya.
8. Mengenalkan anak pada nilai estetika
Menggambar dan mewarnai merupakan suatu proses yang akan menghasilkan sebuah karya dengan nilai indah. Oleh karena itu ketika anak diajarkan dua hal ini ia sudah dikenalkan pada apa itu suatu keindahan, bagaimana cara membuatnya, serta bagaimana cara mengapresiasinya.
9. Mengenalkan anak pada garis batas/tepi
Setiap gambar memiliki garis batas/ tepi, sehingga ketika anak menggambar ia tidak boleh melebihi batas itu. Fungsinya agar gambar terlihat rapi dan tidak melebar kemana-mana. Hal ini bisa saja dikaitkan bahwa segala sesuatu itu ada batasnya dan tidak boleh berlebihan.
Itulah diantaranya beberapa manfaat menggambar dan mewarnai bagi anak usia dini semoga membantu.
Sumber : http://belajar123.com/tips/manfaat-menggambar-dan-mewarnai-bagi-anak-usia-dini/